15 Mei 1948


Salam to all.. Selawat dan salam ke atas Rasulullah saw dan seluruh Ahlul Bayt..

Hari demi hari berlalu, sedar tak sedar dah 62 tahun bumi Palestina bermandi darah menjadi saksi akan kekejaman kezaliman dan kejahatan tentera Zionis laknatullah.
Sedarkah kita? Ataupun berpura-pura tidak sedar hanya kerana kita berada di bumi Malaysia yang aman tanpa peperangan? Seolah-olah kita lupa bahawa kita dengan umat Islam yang lain adalah bersaudara.


Tanggal 15 Mei 1948 yakni 5 hari lagi, tibalah hari memperingat Nakbah. Nakbah yang bermaksud bala/bencana/malapetaka besar yang menjadi titik tolak kepada kewujudan entiti haram Israel di atas peta dunia. Tarikh yang menjadi sejarah hitam buat semua umat Islam seluruhnya. Pada tarikh ini (15 Mei 1948), penubuhan negara Israel di atas tanah Palestin disytiharkan secara rasminya.

Dalam peristiwa Nakbah, Yahudi Zionis telah bertindak kejam dengan mengusir lebih daripada 60 peratus rakyat Palestin (lebih kurang 800 ribu orang daripada sejumlah 1.39 juta) ke luar negara, manakala 30 ribu lagi diusir ke daerah-daerah yang ditakluki mereka.Daripada jumlah 580 perkampungan rakyat Palestin yang wujud sebelum perang 1948, rejim Zionis telah menghancurkan 478 buah kampung serta terlibat dalam lebih 34 jenayah pembunuhan beramai-ramai rakyat Palestin.


Antaranya peristiwa yang paling tragis ialah tragedi Deir Yassin pada 9 April 1948 yang melibatkan pembunuhan seramai 254 orang termasuk orang tua, wanita dan 52 kanak-kanak. Petugas Palang Merah dan Pertubuhan Bangsa Bersatu (PBB) sendiri menyaksikan bagaimana rumah-rumah rakyat Palestin dibakar dan orang yang cuba menyelamatkan diri ditembak.

Kanak-kanak Israel menunjukkan tanda 'sayang' kepada umat Islam

Kita mungkin tidak merasa apa yang mereka rasa. Hanya setelah kita merasa sendiri apa yang mereka rasa, barulah kita sedar apa yang mereka rasa. Selagi umat Islam tidak ada rasa sensitif di hati mereka, selagi itulah penderitaan umat Palestina tidak dirasai. Kita boleh pandang sebelah mata dengan penderitaan mereka. Semoga Allah swt membukakan hati kalian..

Sekurang-kurangnya berdoalah untuk para pejuang Islam di sana. Tidak perlu bersusah payah kita nak angkat senjata ke sana, tidak perlu kita ke Palestina untuk bermandi darah cukuplah sekadar doa. Itu paling kurang. Kalau ada kemampuan untuk boikot barangan Israel, boikotlah.

Hayatilah surat terakhir Syeikh Ahmad Yassin (pengasas dan pemimpin HAMAS) sebelum beliau kembali menemui Allah swt dalam keadaan yang suci selepas dibedil roket daripada helikopter Apachee milik Israel::

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Pernyataan bahwa kemenangan dunia Islam tergantung pada Arab adalah tanggung jawab besar yang terpikul di pundak Anda semua yang telah dipercaya oleh Allah untuk melayani umat, sekarang, juga di masa mendatang.

Dan Rasulullah bersabda, Allah akan menanyakan pada orang-orang yang diberi kepercayaan dan tanggung jawab apakah sudah ditunaikan kewajiban. Dengan memberdayakan kekuatan yang Anda miliki untuk melayani masa depan Negara-negara Islam, musuh-musuh Allah telah bersatu untuk memerangi umat ini.
Di hadapan Anda sekalian sekarang ada tantangan, dan rakyat Anda menanti resolusi yang akan dihasilkan nanti.

Mereka menunggu resolusi untuk masalah pokok di Timur Tengah: Palestina. Saya berharap konferensi yang akan berlangsung nanti setuju dan mendukung rakyat Palestina yang terus berjihad sampai kemenangan yang telah ditentukan Allah. Karena itu saya memohon untuk mempertimbangkan beberapa hal di bawah ini:

Pertama: Tanah Palestina adalah milik Arab. Tanah Islam secara paksa telah dirampas oelh Yahudi Zionis dan itu hanya bisa direbut kembali dengan kekuatan. Palestina adalah tanah wakaf yang tidak bisa diserahkan, walaupun hanya satu inchi, untuk itu kamu bersedia melakukan segalanya.

Kedua: Jihad di Palestina adalah hak asasi rakyat Palestina. Dan juga diwajibkan bagi seluruh muslim, laki-laki dan perempuan. Untuk memerangi ketidakadilan, terorisme yang dilakukan musuh-musuh Allah. Rakyat Palestina menolak untuk dipisahkan dari orang-orang Arab dan kaum Muslimin di seluruh dunia. Kami berharap konferensi yang akan dilakukan menghasilkan posisi yang jelas bagi perjuangan rakyat Palestina.

Ketiga: Rakyat kami yang sedang berjuang melawan penjajah, sudah sepatutnya mendapat dukungan dari para pemimpin umat. Rakyat kami butuh dukungan ekonomi, setelah iblis Israel menghancurkan mata pencarian dan kemakmuran kami. Rakyat kami juga butuh dukungan militer, keamanan, medis, moral, diplomatik dan segala dukungan untuk menolong jihad. Rakyat Palestina berharap bantuan dari konferensi ini.

Keempat: Kami mohon jangan lagi membina hubungan baik dengan musuh dan menutup kedutaan, kantor, konsulat atau perwakilan dagang Israel di manapun berada. Kami mendesak Anda semua untuk aktif memboikot dan menghentikan hubungan kooperatif dengan mereka.

Kelima: Umat ini membutuhkan segala bantuan untuk mengakhiri agresi musuh di Palestina. Saya percaya, waktunya akan dating seperti yang telah Allah janjikan, bersabarlah dan jangan berpecah-belah.


Keenam: Masjid al Aqsa, memohon dengan sangat pada kalian untuk diselamatkan dari penghancuran Zionis. Ketujuh: Terakhir, kami juga meminta kepada kalian untuk membantu rakyat Irak mengusir penjajah Amerika dari tanahnya. Seperti yang telah dilakukan rakyat Irak, mendukung kami membebaskan Palestina. Para pemimpin yang terhormat, ini semua yang aku harapkan dari Anda.

Seperti yang telah diperintahkan Rasulullah, agar kita saling menasihati. Saya memohon kepada Allah agar Anda dipersatukan untuk membela agamanya dan membawa ummat menuju keadaan yang lebih baik.


Dari saudaramu,


Ahmad Ismail Yassin.

“Akan ada terus satu kelompok dari umatku yang memperjuangkan kebenaran melawan musuh-musuh mereka dengan tegar sampai Allah mendatangkan kemenangan kepada mereka.” Ditanyakan kepada Rasulullah, “Dimana mereka Ya Rasulullah? Beliau menjawab: “Mereka di Baitul Maqdis dan sekitarnya.” Imam Ahmad. Jilid 5, hal. 269.



Followers

Ruang Komen